Saat Belajar Bahasa Inggris Menjadi Sebuah Petualangan

oleh

Bone, inilahmedia.id – Belajar Bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata.

Anak perlu ruang untuk mendengar, mencoba, berkomunikasi, sekaligus mengalami langsung bagaimana bahasa digunakan. Pendekatan itulah yang dihadirkan SD Islam Athirah Bone melalui English Fun #1, Sabtu (26/9/2026).

Mengusung tema “Pirates and Treasure: Sail, Search, and Get the Treasure!”, kegiatan ini diikuti siswa kelas I dan II. Selama empat jam, pukul 08.00–12.00 WITA, siswa diajak masuk ke dalam suasana petualangan untuk menyelesaikan berbagai misi menggunakan Bahasa Inggris.

Konsep tersebut membuat pembelajaran berlangsung lebih alami. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi terlibat langsung dalam permainan Hidden Words, Recall, Code Cracker, dan Flash Card, hingga menemukan harta karun dalam Treasure Reveal sebagai puncak kegiatan.

Di balik permainan tersebut, terdapat kemampuan yang ingin dibangun. Siswa dilatih mengenali dan menggunakan kosakata, memahami instruksi, mengingat informasi, memecahkan tantangan, serta berkomunikasi dengan teman. Proses itu berlangsung dalam suasana yang membuat anak lebih leluasa untuk mencoba tanpa takut salah.

Kepala SD Islam Athirah Bone, A. Eva Rukmana, mengatakan pembelajaran Bahasa Inggris perlu diberikan melalui pengalaman yang sesuai dengan karakter dan dunia anak.

“Kami ingin anak-anak belajar Bahasa Inggris dengan suasana yang menyenangkan. Melalui permainan dan pengalaman langsung seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar kosakata, tetapi juga belajar bekerja sama, berani mencoba, dan menikmati proses belajarnya. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan ketertarikan anak-anak untuk terus belajar Bahasa Inggris.”

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap tantangan dengan rasa ingin tahu, berdiskusi dengan teman, dan berusaha menyelesaikan misi yang diberikan. Konsep Pirates and Treasure membuat Bahasa Inggris hadir bukan sebagai pelajaran yang harus dihafalkan, melainkan sebagai bagian dari pengalaman yang mereka jalani.

Bagi SD Islam Athirah Bone, English Fun #1 menjadi salah satu bentuk pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris yang menempatkan siswa sebagai pelaku utama. Melalui aktivitas yang aktif dan kontekstual, siswa tidak hanya diperkenalkan pada bahasa baru, tetapi juga dibiasakan untuk berani berkomunikasi, bekerja sama, dan menghadapi tantangan.

Pembelajaran pun tidak berhenti pada apa yang diingat siswa hari itu. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman awal yang menumbuhkan rasa percaya diri dan ketertarikan untuk terus menggunakan serta mempelajari Bahasa Inggris.